Showing posts with label Cerita Lucu. Show all posts
Nama Ibu kota Negara
Guru: "Parlin, coba sebutkan ibukota negara Inggris!"
Parlin: "London, Pak!"
Guru: "Bagus, coba kamu Arief, sebutkan ibukota Malaysia!"
Arief: "Pasti Kuala Lumpur, Pak!"
Guru: "Bagus, dan sekarang kamu Ratih, coba sebutkan ibukota Peru!"
Ratih: "Lima, Pak!"
Guru: "Bagus, sekarang kamu sebutkan satu per satu."
Ratih: @#$#@!!
Perpustakaan
Judi berjalan ke perpustakaan, melihat sekeliling, dan mengantri menemui penjaga
perpustakaan.
Saat ia ketemu dengan penjaga perpustakaan, ia dengan keras berkata, "Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar."
Si petugas perpustakaan menatapnya sejenak, lalu berbisik pada Judi, "Nyonya, ini perpustakaan!" Judi mengangguk dan berkata, "Oh iya, aku lupa." Kemudian dia berbisik sepelan mungkin, "Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar."
Saat ia ketemu dengan penjaga perpustakaan, ia dengan keras berkata, "Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar."
Si petugas perpustakaan menatapnya sejenak, lalu berbisik pada Judi, "Nyonya, ini perpustakaan!" Judi mengangguk dan berkata, "Oh iya, aku lupa." Kemudian dia berbisik sepelan mungkin, "Aku mau kentang goreng dan satu minuman dalam gelas besar."
Salah Pengertian
Bu Inem baru saja di terima sebagai guru bimbingan konseling di sebuah sekolah.
Suatu hari dia melihat si Jono berdiri sendirian di pinggir lapangan belakang
sekolah, sementara ada murid yang lain sedang asyik bermain bola. Karena merasa
kasihan, Bu Inem mendekat dan menyapa dengan ramah. "Hai Jono, bolehkah saya
menemani kamu?"
"Iya, Bu", Jono menjawab. Tapi pandangan mata anak itu masih tertuju pada teman-temannya di tengah lapangan.
"Ah, anak ini kasihan sekali... Pasti dia ingin ikut bermain...", pikir Inem.
Sebagai guru bimbingan konseling yang baik, Inem ingin tahu masalah apa yang membuat Jono menyendiri seperti itu.
Inem pun bertanya, "Kenapa kamu berdiri di sini sendirian, Jono?"
"Saya sedang jadi kiper, Bu..."
"Iya, Bu", Jono menjawab. Tapi pandangan mata anak itu masih tertuju pada teman-temannya di tengah lapangan.
"Ah, anak ini kasihan sekali... Pasti dia ingin ikut bermain...", pikir Inem.
Sebagai guru bimbingan konseling yang baik, Inem ingin tahu masalah apa yang membuat Jono menyendiri seperti itu.
Inem pun bertanya, "Kenapa kamu berdiri di sini sendirian, Jono?"
"Saya sedang jadi kiper, Bu..."
